1. Kepribadian bangsa timur(sejarah & contoh kasus)
Saat pertama kali kita mendengar bangsa timur, maka yang pertama kali terlintas di pikiran kita adalah orang yang memiliki kulit sawo matang, atau berkulit putih, bermata sipit dan juga ciri-ciri fisik lain yang merupakan ciri khas dari bangsa timur/orang-orang asia pada umumnya. Namun sebenarnya banyak sekali hal-hal lain dari bangsa timur yang menarik diulas lebih mendalam. Contohnya saja kepribadiannya.Bangsa timur terkenal dengan sifatnya yang ramah, bersahabat, tidak individualis, dan saling tolong menolong satu sama lain. Bangsa timur pun umumnya memiliki sifat toleransi yang tinggi.Kepribadian bangsa timur pun identik dengan tutur kata yang lembut dan sopan dalam berpakaian. Terdapat ciri khas dalam berbagai negara yang memiliki kepribadian yang unik. Misalnya, orang Jepang selalu membungkukkan badan mereka tanda hormat apabila bertemu dengan orang lain.Bangsa timur biasanya masih tinggal serumah dengan orang tua mereka meskipun mereka telah berkeluarga.Bangsa timur masih memiliki kebiasaan dan adat istiadat yang masih sangat kental. Contohnya saja negara Korea. Mereka masih menggunakan hanbok pada saat-saat hari penting. Misalnya seollal/ tahun baru Korea, ulang tahun anak pertama ( doljanchi), pernikahan, dan festival-festival yang biasa dirayakan di Korea. Hanbok merupakan pakaian tradisional yang berwarna cerah, berlapis-lapis, dengan garis sederhana dan tidak memiliki saku. Hanbok terbagi atas Jeogori (baju bagian atas), baji (celana panjang), chima (rok wanita), dan heoritti (sebagai korset untuk wanita).Dan pada saat pernikahan umumnya kedua mempelai diwajibkan minum soju. Soju adalah arak tradisional Korea yang terbuat dari beras yang telah di fermentasi.Bangsa timur pun masih sangat percaya dengan mitos. Misalkan di Jepang, orang-orang biasanya menikah di musim semi berharap pernikahan mereka akan bahagia. Atau yang lebih parah lagi, mereka sangat percaya dengan dukun/paranormal. Jepang, meskipun sudah menjadi negara maju, namun masyarakatnya masih sangat percaya dengan mistis. Tepatnya di provinsi Okinawa. Hampir setiap tempat di Okinawa dapat dengan mudah di temui utaki (hutan keramat). Oleh penduduk setempat utaki di percaya sebagai tempat bersemayamnya nenek moyang. Mereka pun sering melakukan ritual khusus. Seperti memohon rejeki, umur panjang, dll.Selain itu bangsa timur memiliki hubungan yang baik satu sama lain. Meskipun begitu, baru sedikit negara bangsa timur yang sudah maju perekonomiannya. Seperi Singapura, Korea dan Jepang. Selain itu, negara lain masih tertinggal.
2. Pengertian kebudayaan menurut 3 tokoh
Edward B. Taylor : Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adapt istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.
Koentjaraningrat : Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan relajar.
William H. Haviland : Kebudayaan adalah seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang jika dilaksanakan oleh para anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat di terima oleh semua masyarakat.
3. 7 unsur kebudayaan universal menurut kluckhohn
Unsur-unsur kebudayaan menurut C Kluckhohn dalam bukunya Universal Categories of Culture meliputi Cultural universals yaitu:
- Peralatan dan perlengkapan hidup ( pakaian, perumahan, alat-alat produksi, transportasi)
- Mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi (pertanian, peternakan, sistem produksi, distribusi )
- Sistem kemasyarakatan (sistem kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, perkawinan)
- Bahasa (lisan maupun tertulis)
- Kesenian (seni rupa, seni suara, seni gerak dll)
- Sistem pengetahuan
- Religi (system kepercayaan)
Cultural universals tersebut dapat dijabarkan lagi kedalam unsure-unsur yang lebih kecil. Sebagai contoh cultural universals pencaharian hidup dan ekonomi antara lain mencakup kegiatan-kegiatan seperti pertanian, peternakan, system produksi, dll. Kesenian misalnya meliputi kegiatan seni tari, seni rupa dll.
Kluckhohn C, dalam Soerjono Soekanto, Sosiologi suatu pengantar, edisi ke-4, Rajawali Pers, 1990
Dalam sebuah kebudayaan banyak hal – hal yang mempengaruhi kualitas dan terbentuknya budaya tersebut. Suatu sebab terbentuknya budaya oleh manusia karena manusia sebagai makhluk yang memiliki akal dan nafsu berupaya untuk memenuhi kebutuhan baik secara jasmani maupun secara spiritual yang berhubungan kepada Tuhan sang pencipta. Budaya tercipta oleh lingkungannya, bagaimana manusia menciptakan suatu kebiasaan yang sesuai dengan tempat dia berada. Kebudayaan terbentuk dari unsur – unsur yang mempengaruhinya untuk berkembang dalam lngkup batasan suatu kelompok itu beradan dan membedakan satu dengan yang lainnya. Unsur kebudayaan terbentuk dari apa yang ada dalam kehidupan sehari – hari, sepertipakaian dan rumah adat dari masing – masing daerah yang menunjukkan perbeadan setiap kelompok. Budaya dalam sistem ekonomi suatu kelompok tergantung oleh iklim, adaptasi lingkungan, dan sumber daya alam masing – masing daerah, misalnya di daerah agraris, secara tidak langsung pekerjaan mereka sebagai seorang petani, di daerah pantai, masyarakat akan memanfaatkan lahan yang ada yaitu sebagai nelayan, di tengah kota besar tentunya sama, tidak logis jika di kota besar yang padat industri modern kemudian penduduknya bertani. Suatu kebudayaan juga terbentuk dari tata krama, hukum dan sistem kekeluargaanyang dibentuk, pada suatu daerah menetapkan suatu aturan yang berlaku dan dikenal oleh suatu daerah atau kelompok. Bahasa merupakan warisan nenek moyang yang penting dan menjadi dasar beromunikasi di dalam lingkungannya. Bahasa terbentuk secara lisan maupun tertulis, misalnya bahasa jawa, madura, sunda. Dalam bahasa jawa masih terbagi – bagi lagi untuk beberapa daerah. Kemudian bahasa secara tertulis seperti aksara jawa, tulisan yang digunakan sejak zaman dahulu sebagai tulisan sehari – hari. Manusia adalah makhluk yang tidak pernah puas ingin selalu menciptakan hal – hal yang baru untuk memenuhi hasratnya manusia tidak akan berhenti dalam mencari ilmu pengetahuan, entah dalam teknologi maupun seni. Hal ini salah satu karya dalam suatu kebudayaan dimana seni menjadi khas masing – masing kebudayaan. Misalnya seni tarian (tari piring, reog ponorogo), seni rupa (wayang kulit), alat musik (angklung) dan lainnya. Unsur yang paling penting lainnya adalah keberagaman suatu Agama, misalnya saja di indonesia ini masyarakatnya menganut berbagai macam Agama ( Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu) dan beberapa agama lain yang tidak diakui dalam undang – undang negara seperti konghuchu. Dalam kegiatan religius sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan secara spiritual antar agama yang satu dengan lainnya tidaklah sama, mereka menganut kepercayaan masing – masing, misalnya dalam kegiatan ibadah dan juga mempengaruhi dalam kehidupan masing masing penganut Agama karena masing – masing memiliki hukum Agama yang dipercaya.
4. Tiga wujud kebudayaan menurut J.J Hoetnigman
Gagasan (Wujud ideal)Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.
Aktivitas (tindakan)Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.
Artefak (karya)Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan.Opini :Dapat dilihat dari artikel di atas, bahwa manusia dan kebudayaan memiliki keterkaitan. Manusia yang menciptakan kebudayaan, dan nanti kebudayaan yang akan mengatur manusia agar sesuai dengannya. Kemudian kebudayaan dibagi menjadi 3 wujud menurut dimensinya, yaitu gagasan, aktivitas, dan artefak. Mereka merupakan suatu tindakan yang akan dilakukan oleh manusia untuk membentuk suatu kebudayaan. Dari ketiga wujud kebuudayaan ini tidak dapat dipisahkan dengan wujud kebudayaan yang lain. Karena suatu wujud yang ideal seperti gagasan akan mengatur dan memberi suatu arahan berupa aktivitas dan yang nantinya akan menghasilkan sebuah karya kebudayaan oleh manusia.